Momentum Sumpah Pemuda, Indra: Pemuda Harus Temukan Jati Diri


ISN (Deli Serdang) -- Era globalisasi yang memberi kemudahan akses dalam berbagai lini kehidupan, tanpa disadari juga menggerus kedaulatan pemuda dalam menyumbangkan gagasan-gagasan positif untuk kemajuan bangsa.

Pemuda yang notabene-nya sebagai kaum pembaharuan sekaligus generasi penerus peradaban, perlahan mulai kehilangan jati diri dan nalar kritis. Kecenderungan sikap individualis akibat arus globalisasi menjadi salah satu faktor penyebabnya.

Hal itu disampaikan oleh tokoh pemuda Deli Serdang, Indra Surya Nasution. Menurutnya apa yang diharapkan para pendiri bangsa dari pemuda, terkikis oleh sikap apatis dan individualis kaum muda itu sendiri.

"Coba kita perhatikan di tempat-tempat nongkong, mana lebih banyak, pemuda yang berkumpul untuk diskusi dan membangun suatu gerakan atau pemuda yang sibuk dengan gadget-nya masing-masing," ujar Indra di Warkop Anugerah, Jalan Pasar V Medan Estate, Senin (28/10/2019).

Untuk itu, Indra yang juga Ketua Kongres Advokat Indonesia (KAI) Deli Serdang mengimbau seluruh pemuda, khususnya di Kabupaten Deli Serdang agar segera menyadari bahwa jati dirinya sebagai generasi penerus.

Sebab jika tidak, sambung Indra, citra pemuda yang selama ini melekat sebagai aktor perubahan akan hilang ditelan sikap individualis dan apatis.

"Momentum Sumpah Pemuda ini harus jadi titik tolak untuk kembali menjadi pemuda yang kritis, dinamis dan merdeka. Jangan jadi pemuda yang cengeng, yang hanya disibukkan oleh urusan asmara belaka sementara banyak ketimpangan sosial yang terjadi di sekitar kita," tegasnya.
Share on Google Plus

About Info Seputar Nusantara

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 التعليقات:

Posting Komentar